Efek Rumah Kaca
by siti zuliarti
Teknologi yang berkembang pesat
saat ini memang banyak memberi kemudahan bagi manusia. Namun,selain memberi
dampak positive rupanya teknologi juga memberi dampak negative diantaranya
yaitu efek rumah kaca.efek rumah kaca timbul karna pencemaran udara akibat
meningkatnya penggunaan bahan bakar fosil,kebakaran hutan ,meningkatnya
pertanian dan peternakan serta sampah.
Istilah efek rumah kaca atau ‘green house effect’ digunakan oleh
petani yang menanam tanaman hijau di dalam kaca. Dalam ruangan temperatur udara
jauh lebih panas dari udara yang diluar. Efek ini juga terjadi pada mobil yang
terkena panas yang sangat lama.
Efek rumah kaca itu sendiri timbul akibat dari sinar matahari yang
terpancar kebumi kemudian diserap sebagian. Dari penyerapan itu ada sebagian
yang di di pantulkan kembali dalam gelombang infra merah.akibatnya temperatur
bumi menjadi lebih panas.
Adapun gas-gas yang berpengaruh
pada antara lain :
a. Karbon
dioksida
Karbon dioksida
merupakan penyumbang terbesar dalam efek rumah kaca. Mulai dari
transportasi.industri dan rumah tangga semua menghasilkan CO2.
b. Uap
air
Uap air timbul
akibat penguapan yang berlebihan .sehingga membuat sinar infra red sulit untuk
menembus atmosfer.
c. Dinitrogen
oksida
Dinitrogen
oksida diduga dihasilkan oleh mikroorganisme.
d. Gas
CFC
Gas CFC
merupakan gas yang cukup stabil,tidak mudah terbakar, tidak berbauk , dan tidak
reaktan.namun gas ini mampu merupak lapisan ozon terutama pada lapisan
toposfer.
e. Metana
atau metan.
Metana atau
metan dapat dihasilkan oleh mikroorganisme yang dapat menguraikan bahan organik
tanpa udara.
Akibat dari efek rumah kaca timbul beberapa masalah
lingkungan dan kesehatan diantaranya
a. Global
warming
b. Iklim
yng tidak stabil
c. Peningkatan
permukaan air laut
d. Ketersediaan
sumber daya air
e. Topan
siklon tropis.
f.
Kesehatan masyarakat
Pemerintah indonesia sendiri
sudah melakukan upaya –upaya untuk menangani permasalahan lingkungan sejak
berlakunya UU no.4 tahun 1982.namun upaya-upaya tersebut perlu ditingkatkan
guna menghadapi tantangan yang kini dirasa semakin kuat.
Sumber; Notoatmodjo,soekidjo.2007.kesehatan masyarakat ilmu dan seni.jakarta:
Rineka cipta
Komentar
Posting Komentar